Minggu, 12 Mei 2013

Kekuatan Team Work


Manusia di ciptakan sebagai mahluk social yang berarti manusia tidak dapat hidup sendiri untuk mencapai kesuksesannya. Jadi dapat dikatakan untuk mencapai kesuksesan suatu individu harus melakukan kegiatannya secara team atau kelompok misalkan individu itu dalam memenuhi tujuannya untuk mencapai kesuksesannya dia lakukan secara individu saja atau sendiri maka akan butuh waktu yang lama untuk mencapai tujuannya tersebut dan mungkin saja karena terlalu lama sehingga dia berhenti di tengah perjalanan dalam mencapai tujuannya sebelum tujuannya tersebut tercapai. Walaupun ada juga manusia yang bisa melakukan berbagai macam kegiatan ( multitasking ) tetapi pada suatu saat nanti pasti dia akan membutuhkan invidu yang lain untuk mencapai tujuannya dan jika dibandingkan antara yang bekerja secara kelompok dengan yang bekerja secara individu pasti hasilnya akan lebih cepat tercapai yang bekerja secara kelompok inilah yang disebut dengan kekuatan team work. Akan tetapi peran anggota masing masing didalam kelompok tersebut harus baik juga agar tujuan dari kelompok tersebut dapat tercapai. Kalau peran dari anggota kelompok tersebut buruk maka tujuan dari kelompok tersebut tidak akan bisa tercapai. Berikut ini point point team work yang baik :
·         Teamwork adalah kerjasama dalam tim dari beragam divisi dan kepentingan
·         Sama sama bekerja bukan merupakan team work tetapi bekerja secara individual
·         Filosofi teamwork: ‘saya mengerjakan apa yang Anda tidak bisa dan Anda mengerjakan apa yang saya tidak bisa.
·         Ketika berada dalam teamwork, segala ego pribadi, sektoral, deparmen harus disingkirkan.
·         Dalam teamwork yang dikejar untuk dicapai adalah target bersama, bukan individual.
·         Keragaman individu dalam teamwork memang sebuah nilai plus namun bisa menjadi minus jika tidak ada saling pengertian.
·         Saling pengertian terhadap karakter masing-masing anggota team akan menjadi modal sukses bersama.
·         Jika setiap orang bekerjasama via bidang masing-masing, target korporasi pasti akan segera terealisasi.
·         Individu yang egois mengejar target pribadi akan menghambat keberhasilan team. Bayangkan jika si A mengejar target A & si B mengejar target B, lalu target bersama bermuara kemana?
·         Keahlian masing-masing sungguh menjadi anugerah dalam teamwork yang akan mempercepat proses pencapaian target.
·         Kendalikan ego dan emosi saat bersama agar pergesekan tidak berujung pada pemboikotan kerjasama.
·         Dengan pemahaman yang tinggi soal karakter individu dalam team, realisasi target tidak perlu waktu yang lama.
Ingatlah selalu bahwa: ‘teamwork makes the dream work’.

Tahap Pembentukan Kelompok


Model pembentukan suatu kelompok pertama kali diajukan oleh Bruce Tackman (1965). Teori ini dikenal sebagai salah satu teori pembentukan kelompok yang terbaik dan menghasilkan banyak ide-ide lain setelah kosep ini dicetuskan.

Tahap 1 - Forming
Pada tahap ini kelompok baru saja dibentuk dan diberikan tugas. Anggota kelompok cenderung untuk bekerja sendiri dan walaupun memiliki itikad baik namun mereka belum saling mengenal dan belum saling percaya.

Tahap 2 - Storming
Kelompok mulai mengembangkan ide-ide berhubungan dengan tugas-tugas yang mereka hadapi. Mereka membahas isu-isu semacam masalah yang harus mereka selesaikan. Anggota kelompok saling terbuka dan mengkonfrontasi ide-ide dan perspektif mereka masing-masing. Pada beberapa kasus, tahap storming cepat selesai. Namun ada pula yang mandenk pada tahap ini.

Tahap 3 - Norming
Terdapat kesepakatan dan konsensus antara anggota kelompok. Peranan dan tanggung jawab telah jelas. Anggota kelompok mulai dapat mempercayai satu sama lain seiring dengan mereka melihat kontribusi masing-masing anggota untuk kelompok.

Tahap 4 - Performing
Kelompok dalam tahap ini dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lancar dan efektif tanpa ada konflik yang tidak perlu dan supervisi eksternal. Anggota kelompok saling bergantung satu sama lainnya dan mereka saling respect dalam berkomunikasi.

Tahap 5 - Adjourning dan Transforming
Tahap dimana proyek berakhir dan kelompok membubarkan diri. Kelompok bisa saja kembali pada tahap mana pun ketika mereka mengalami perubahan.

Pengertian dan karakteristik kelompok


Manusia sebagai mahluk social mempunya arti bahwa manusia dalam memenuhi kebutuhannya tidak bisa hidup sendiri atau dapat dikatakan manusia harus hidup secara berkelompok. Patokan manusia membuat suatu kelompok itu sangat bermacam macam ada yang membuat kelompok berdasarkan hobi yang sama, berdasarkan kesengan yang sama dan juga berdasarkan daerah asal maupun suku dan budaya yang sama. Menurut para ahli kelompok mempunyai arti sebagai berikut :
1.      Menurut Homans (1950) : kelompok adalah sejumlah individu berkomunikasi satu dengan yang lain dalam jangka waktu tertentu yang jumlahnya tidak terlalu banyak, sehingga tiap orang dapat berkomunikasi dengan semua anggota secara langsung. (Sumber : http://soniacinantya-psikologi.blogspot.com/2010/10/pengertian-kelompok-menurut-para-tokoh.html )
2.      Menurut Merton, kelompok merupakan sekelompok orang yang saling berinteraksi sesuai dengan pola yang telah mapan, sedangkan kolektiva merupakan orang yang mempunyai rasa solidaritas karena berbagai niai bersama dan yang telah memiliki rasa kewajiban moral untuk menjalankan harapan peran. (sumber : http://jl-hengki.blogspot.com/2011/08/definisi-kelompok.html )
3.      Menurut Achmad S. Ruky, Kelompok adalah sejumlah orang yang berhubungan (berinteraksi) antara satu dan yang lainnya, yang secara psikologis sadar akan kehadiran yang lain dan yang menganggap diri mereka sebagai suatu kelompok. (Sumber : http://carapedia.com/pengertian_definisi_kelompok_info2162.html )
4.      Menurut  Muzafer Sherif, Kelompok  adalah kesatuan  yang terdiri dari dua atau lebih individu yang telah mengadakan interaksi sosial yang cukup intensif dan teratur, sehingga di antara individu itu sudah terdapat pembagian tugas, struktur dan norma-norma tertentu.(Sumber: http://oktavya.wordpress.com/2010/10/01/pengertian-kelompok/ )
5.      Menurut De Vito (1997) : kelompok merupakan sekumpulan individu yang cukup kecil bagi semua anggota untuk berkomunikasi secara relatif mudah. Para anggota saling berhubungan satu sama lain dengan beberapa tujuan yang sama dan memiliki semacam organisasi atau struktur diantara mereka. Kelompok mengembangkan norma-norma, atau peraturan yang mengidentifikasi tentang apayang dianggap sebagai perilaku yang diinginkan bagi semua anggotanya.

Karakteristik Kelompok
1.      Terdiri dari dua orang atau lebih dalam interaksi sosial baik   secara verbal maupun non verbal.
2.      Anggota kelompok harus mempunyai pengaruh satu sama lain supaya dapat diakui menjadi anggota suatu kelompok
3.      Mempunyai struktur hubungan yang stabil sehingga dapat menjaga anggota kelompok secara bersama dan berfungsi sebagai suatu unit.
4.      Anggota kelompok adalah orang yang mempunyai tujuan atau minat yang sama.
5.      Individu yang tergabung dalam kelompok, saling mengenal satu     sama lain serta dapat membedakan orang-orang yang bukan anggota kelompoknya.

Implikasi Manajerial


Dalam kamus besar bahasa Indonesia implikasi mempunya arti yaitu akibat.kata implikasi sendiri dapat merujuk ke beberapa aspek salah satu aspek yang akan saya bahas kali ini implikasi manajerial. Dalam manajemen sendiri terdapat 2 implikasi yaitu :
1.      Implikasi prosedural meliputi tata cara analisis, pilihan representasi, perencanaan kerja dan formulasi kebijakan
2.      implikasi kebijakan meliputi sifat substantif, perkiraan ke depan dan perumusan tindakan.
Jadi implikasi manajerial memiliki arti Proses Pengambilan Keputusan Partisipatif Dalam Organisasi manajerial yang baik.

Teori Managerial Grid

Teori dikemukakan oleh Robert K. Blake dan Jane S. Mouton yang membedakan dua dimensi dalam kepemimpinan, yaitu “concern for people” dan “concern for production”. Pada dasarnya teori managerial grid ini mengenal lima gaya kepemimpinan yang didasarkan atas dua aspek tersebut, yaitu :
1.      Improvised artinya pemimpin menggunakan usaha yang paling sedikit untuk menyelesaikan tugas tertentu dan hal ini dianggap cukup untuk mempertahankan organisasi.
2.      Country Club artinya kepemimpinann didasarkan kepada hubungan informal antara individu artinya perhatian akan kebutuhan individu dengan persahabatan dan menimbulkan suasana organisasi dan tempo kerja yang nyaman dan ramah.
3.      Team yaitu kepemimpinan yang didasarkan bahwa keberhasilan suatu organisasi tergantung kepada hasil kerja sejumlah individu yang penuh dengan pengabdian dan komitmen. Tekanan untama terletak pada kepemimpinan kelompok yang satu sama lain saling memerlukan. Dasar dari kepemimpinan kelompok ini adalah kepercayaan dan penghargaan.
4.      Task artinya pemimpin memandang efisiensi kerja sebagai factor utama keberhasilan organisasi. Penampilan terletak pada penampilan individu dalam organisasi.
5.      Midle Road artinya kepemimpinan yang menekankan pada tingkat keseimbangan antara tugas dan hubungan manusiawi , dengan kata lain kinerja organisasi yang mencukupi dimungkinkan melalui penyeimbangan kebutuhan untuk bekerja dengan memelihara moral individu pada tingkat yang memuaskan.

Komunikasi Organisasi
Dalam system komunikasi organisasi, partisipatif telah menggunakan komunikasi dua arah, yaitu system atau pola komunikasi yang akan menghasilkan umpan balik secara langsung dari komunikan untuk dijadikan evaluasi. Pemimpin akan sering berkomunikasi dengan bawahan dalam merumuskan hal-hal yang dapat dirumuskan dengan bawahan. Hal ini menunjukkan bahwa komuniksai harus berfungsi juga sebagai persuatif dan regulative. Kepemimpinan situasional memungkinkan seorang pemimpin melaksanakan kepemimpinannya sesuai dengan kondisi yang terjadi. Untuk komunikasi satu arah seperti Telling, mengharuskan pemimpin untuk lebih banyak mengarahkan, hal ini dilakukan agar tugas yang dilaksanakan sesuai dengan alur atau tujuan yang telah ditetapkan. Komunikasi satu arah akan mengalami kesulitan dalam menerima umpan balik sebagai evaluasi bagi organisasi. Terkadang dengan komunikasi satu arah, kondisi kerja akan terasa kaku karena bersifat formal.
Dalam kepemimpinan situsional yang dikembangkan menjadi empat bagian, membutuhkan komunikasi karena pada dasarnya kepemimpinan mempengaruhi orang. Dalam kepemimpinn ini, Delegating dengan tugas dan perilaku yang rendah menjdi aspek yang paling disukai apabila bawahan memiliki tingkat kesiapan yang tinggi, karena ada kebebasan dan kepercayaan dari pemimpin untuk berpartisipasi.

Komunikasi efektif


Komunikasi efektif adalah tersampaikannya semua gagasan , tujuan, pesan dan perasaan dengan cara yang baik dan dalam komunikasi yang baik. Terdapat 5 prinsip penting dalam melakukan komunikasi yang efektif yaitu disebut dengan REACH, ke5 prinsip ini akan dijelaskan satu per satu sebagai berikut :
·         Respect
Rasa hormat dan saling menghargai, pada prinsipnya manusia itu ingin di hormati dan dianggap penting , jadi jika anda ingin di hormati dan dianggap penting perlakukanlah orang lain dengan baik dan sopan.jadi jika kita saling menghargai dan menghormati maka akan tercipta kerjasama yang menghasilkan sinergi maka hal ini akan meningkatkan efektivitas kerja baik didalam individu masing masing ataupun di dalam tim
·         Empathy
Empathy adalah kemampuan seseorang dalam menempatkan dirinya sendiri kedalam suatu permasalahan yang sedang dihadapi oleh orang lain. Salah satu prasyarat utama dalam sikap empati adalah kita harus mampu mendengarkan dan mengerti orang lain sebelum didengarkan atau dimengerti oleh orang lain.
·         Audible
Audible adalah dapat didengarkan atau dimengerti dengan baik. Jika empati kita harus mampu mendengarkan dengan baik lalu memberikan umpan balik, maka kalau audible pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh si pendengar
·         Care
Care adalah perhatian mengenai apa yang disampaikan oleh si penyampai sehingga si penyampai itu merasa diperhatikan. Care juga bisa berarti menyimak dengan seksama apa yang disampaikan oleh si penyampai
·         Humble
Humble adalah rendah hati. Prinsip yang terakhir Dalam menciptakan komunikasi yang efektif adalah sifat rendah hati sifat rendah hati ini berkaitan dengan prinsip yang pertama yaitu menghargai orang lain karena dalam menghargai orang sangat di butuhkan sekali sifat rendah hati.

Jenis dan proses komunikasi


Menurut Denis McQuail, secara umum kegiatan/proses komunikasi dalam masyarakat berlangsung dalam 6 tingkatan sebagai berikut :
·         Komunikasi intra-pribadi (intra personal communication) yaitu bentuk komunikasi yang dilakukan oleh satu orang saja atau diri sendiri, pengolahan informasi dengan panca indra dan sistem syaraf diri sendiri contoh : menulis, mengenang, menggambar dan lain lain
·         Komunikasi antar pribadi yaitu bentuk komunikasi yang dilakukan secara pribadi antara 1 orang dengan 1 orang yang lain. Contoh : percakapan tatap muka, percakapan melalui telepon
·         Komunikasi dalam kelompok yaitu bentuk komunikasi yang terjadi didalam suatu kelompok dimana seseorang berkomunikasi sesuai dengan peran dan kedudukannya dalam kelompok, pesan yang disampaikan juga bertujuan untuk kepentingan kelompok bukan kepentingan pribadi. Contoh : komunikasi di dalam 1 keluarga antara ayah, ibu, dan anak. Komunikasi antara guru dengan muridnya
·         Komunikasi antar kelompok / asosiasi yaitu kegiatan komunikasi yang dilakukan kelompok dengan suatu kelompok dilakukan oleh 2 orang atau lebih dimana masing masing perwakilan dari kelompok akan berkomunikasi sesuai dengan peran dan tujuan dari masing masing perwakilan kelompok .
·         Komunikasi organisasi yaitu kegiatan komunikasi yang dilakukan organisasi dengan organisasi lain. Perbedaan dengan organisasi antar kelompok dengan kelompok lain adalah sifat dari organisasi organisasi lebih formal dan lebih mengedepankan efisiensi dalam komunikasinya.
·         Komunikasi dengan masyarakat secara luas yaitu kegiatan komunikasi dengan masyarakat luas. Pada kegiatan komunikasi ini dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu secara langsung adalah kegiatan komunikasi yang dilakukan langsung kepada masyarakat contoh : pidato dan ceramah di lapangan terbuka. Dan secara tidak langsung kegiatan komunikasi yang dilakukan melalui alat yaitu melalui tv, radio.

Pengertian dan arti penting komunikasi


Kata atau istilah komunikasi (dari bahasa Inggris “communication”),secara etimologis atau menurut asal katanya adalah dari bahasa Latin communicatus, dan perkataan ini bersumber pada kata communis Dalam kata communis ini memiliki makna ‘berbagi’ atau ‘menjadi milik bersama’ yaitu suatu usaha yang memiliki tujuan untuk kebersamaan atau kesamaan makna.jadi pengertian komunikasi adalah suatu kegiatan untuk saling berbagi informasi dari suatu pihak kepada pihak yang lainnya.
Pada umumnya kita melakukan suatu komunikasi secara lisan atau verbal namun jika ada juga yang tidak bisa memahami komunikasi secara verbal tersebut bisa juga dilakukan dengan gerak gerik tubuh misalnya tersenyum ini yang disebut dengan komunikasi secara non verbal. Berikut ini pengertian komunikasi menurut para ahli :
A.    Onong Uchjana Effendy
Komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk
memberitahu, mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik secara lisan (langsung) ataupun tidak langsung (melalui media)
B.     Raymond Ross
Komunikasi adalah proses menyortir, memilih, dan pengiriman simbol-simbol sedemikian rupa agar membantu pendengar membangkitkan respons/ makna dari pemikiran yang serupa dengan yang dimaksudkan oleh komunikator.
C.     Gerald R. Miller
Komunikasi terjadi saat satu sumber menyampaikan pesan kepada penerima dengan niat sadar untuk memengaruhi perilaku mereka.
D.    Everett M. Rogers
Komunikasi adalah proses suatu ide dialihkan dari satu sumber kepada satu atau banyak penerima dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.
E.     Carl I. Hovland
Komunikasi adalah suatu proses yang memungkinkan seseorang menyampaikan rangsangan (biasanya dengan menggunakan lambang verbal) untuk mengubah perilaku orang lain.
F.      New Comb
Komunikasi adalah transmisi informasi yang terdiri dari rangsangan diskriminatif dari sumber kepada penerima.
G.    Bernard Barelson & Garry A. Steiner
Komunikasi adalah proses transmisi informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan sebagainya dengan menggunakan simbol-simbol, kata-kata, gambar, grafis, angka, dsb.
H.    Colin Cherry
Komunikasi adalah proses dimana pihak-pihak saling menggunakan informasi dengan untuk mencapai tujuan bersama dan komunikasi merupakan kaitan hubungan yang ditimbulkan oleh penerus rangsangan dan pembangkitan balasannya.
I.       William J. Seller
William J.Seller mengatakan bahwa komunikasi adalah proses dimana simbol verbal dan nonverbal dikirimkan, diterima dan diberi arti.
Arti penting komunikasi : dalam kehidupan komunikasi kita beranggapan bahwa arti dari pentingnya komunikasi itu hanya dari asik atau tidak asiknya kita saat berkomunikasi, padahal ada sesuatu hal yang harus kita perhatikan dari pentingnya melakukan komunikasi yaitu apakah maksud dari kita melakukan komunikasi tersebut sampai atau tidak kepada pihak lain. Jadi arti penting komunikasi adalah suatu maksud atau tujuan kita melakukan komunikasi agar sampai kepada pihak yang dituju.